just mom

Film Indonesia Tentang Ibu yang Sangat Menyentuh Hati

0 Comments

Ibu adalah esensial di dalam hidup kita. Tentu ibu merupakan orang paling penting membuat kita, kan? Kita lahir, hidup, beranjak dewasa dan bermain slot server kamboja, semua dapat kami lalui karena bantuannya.

Ada banyak perihal yang dapat kami pelajari dan memberikan kembali terhadap ibu. Tapi, kadang tak semua orang mempunyai peluang untuk membalas jasa beliau. Dan, tersedia juga yang mempunyai problem bersama ibu, lalu kebingungan bagaimana mencari jalur keluarnya.

Mungkin beberapa film Indonesia perihal ibu yang telah kami kumpulkan di bawah ini dapat lebih mengakrabkan dirimu bersama sang mama tersayang, untuk ditonton bersama selagi hari ibu. Yuk, lihat daftar filmnya tersebut ini!

1. Just Mom

Mengadaptasi kisahnya berasal dari novel berjudul Ibu, Doa yang Hilang karya Bagas Dwi Bawono, Just Mom (2021) memang membuat kangen serupa ibu. Film garapan Jeihan Angga ini bakalan membuat anda yang sepanjang ini tinggal jauh berasal dari keluarga, menjadi rindu berada dipelukan ibu. Apalagi film ini dibintangi oleh Christine Hakim, Ayushita, Ge Pamungkas hingga Niken Anjani sebagai pemeran utamanya.

Ibu Siti menjadi benar-benar kesepian selagi anak-anak kandungnya telah menjadi sibuk masing-masing. Suatu hari, Ibu Siti tidak sengaja bersua bersama seorang gelandangan bernama Murni.

Wanita ODGJ ini diketahui sedang mempunyai kandungan dan hidup sebatang kara. Meski situasi Ibu Siti makin lemah karena kanker, kehadiran anak angkatnya Jalu dan Murni sebabkan hidupnya lebih berwarna.

2. Menunggu Bunda

Beralih ke melodrama keluarga, Menunggu Bunda (2021) menjadi salah satu film perihal ibu yang tidak boleh anda lewatkan. Disutradarai oleh Richard Oh, film mengolah KlikFilm Production ini dibintangi oleh Putri Ayudya, Donny Damara, Rey Mbayang, Adinda Thomas, dan Steffi Zamora.

Film ini sempat tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2021 terhadap 28 November 2021. Mengisahkan Bu Yenny yang terbaring ditempat tidurnya. Didampingi ketiga anaknya, Alya Alma, Andra dan sang suami Marsio, Bu Yenny sedang berjuang melawan Alzheimer.

Dari sinilah ketiga anak mereka memahami rahasia perihal ibunya. Mereka sadar, sepanjang ini telah egois terhadap hidup masing-masing dan meninggalkan ibu yang telah merawat mereka begitu saja.

3. Invisible Hopes

Beralih ke film dokumenter, Invisible Hopes (2021) menjadi film perihal ibu yang perlu banget untuk ditonton. Film garapan Lamtiar Simorangkir ini bersama gamblang menunjukkan, realita layaknya apa yang dirasakan para wanita yang melahirkan dibalik jeruji besi.

Fenomena yang lumrah dan jarang tersentuh para sineas ini, dapat sebabkan anda memahami bagaimana sulitnya menjadi ibu yang sesungguhnya. Dalam film ini tersedia empat cii-ciri yang dapat terlihat yakni Anggrek, Midun, Fifi dan Nada. Tanpa perlu menghakimi kenapa mereka dapat dipenjara.

Melihat bagaimana mereka meniti masa-masa kehamilan hingga melahirkan di penjara rasanya telah membuat sedih. Apalagi selagi lihat anak-anak polos yang semestinya bahagia di luar sana, perlu memulai hidupnya di balik jeruji besi.

Baca juga:

Film dan Serial TV Marvel Terbaru di Sisa 2023, Apa Saja?

Daftar 10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

4. Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi

Mengadaptasi kisahnya berasal dari novel karya Asma Nadia, Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi (2018) memang benar-benar mengharukan. Disutradarai oleh Ali Eunoia dan Bobby Prasetyo, film mengolah Inspira Pictures ini memperlihatkan usaha seorang ibu untuk mandiri dan mendukung sang suami.

Kali ini, Acha Septriasa, Ario Bayu dan Wulan Guritno dapat didapuk sebagai pemeran utamanya lho. Kisahnya bermula disaat Tika Kartika, seorang ibu bersama dua anak dihadapkan bersama beraneka tantangan hidup.

Ia perlu memilih, menjadi istri dan ibu yang sholeh atau tetap menjalankan usaha busana muslimnya yang kini telah sukses. Persoalan menjadi makin susah disaat sang suami yang kini menganggur, jadi diminta sang ibu mertua untuk menikah kembali bersama wanita lain.

5. Athirah

Kali ini tersedia panduan film Athirah yang mempunyai judul internasional Emma’. Rupanya, di dalam bhs Makassar, emma’ bermakna ibu. Ini adalah film ber-genre drama biopik yang diangkat berasal dari novel semi-biografi karya Alberthiene Endah perihal Hj. Athirah Kalla, yakni ibu berasal dari Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla.

Ceritanya perihal ibu Athirah muda dan Ucu (Jusuf Kalla) yang tetap kecil. Keluarga yang bahagia ini diterpa persoalan disaat ayah Jusuf memastikan menikah bersama wanita lain.

Pada era itu, budaya dan area berbicara bagi wanita benar-benar tidak terlalu mungkin untuk Athirah menampik itu terjadi, sehingga ia pun perlu menata hatinya untuk merawat keutuhan tempat tinggal tangganya.

Poligami yang dikerjakan sang ayah juga sebabkan Ucu bingung perlu memihak siapa. Selama ini, Bapaknya adalah sosok yang benar-benar ia kagumi. Akan tetapi, Ibunya begitu penyayang, sabar, dan baik hati.

Tentu Ucu yang tetap benar-benar belia belum memahami perlu laksanakan apa selagi itu terjadi. Film ini terpilih untuk diputar di beberapa Festival Film Internasional, loh, layaknya di Kanada, Korea, dan Jepang.

6. Aku Ingin Ibu Pulang

Selanjutnya tersedia film Aku Ingin Ibu Pulang. Film karya Monty Tiwa ini dimeriahkan oleh aktor dan aktris ternama layaknya Nirina Zubir, Teuku Rifnu Wikana, dan aktor cilik Jefan Nathanio. Ini adalah film keluarga ber-genre drama.

Mengisahkan sebuah keluarga mungil simpel yang bahagia. Sang ibu bernama Satri (Nirina Zubir), sang ayah bernama Bagus (Teuko Rifnu Wikana), dan anaknya bernama Jempol (Jefan Nathanio).

Suatu hari, Bagus mengalami kecelakaan, sehingga Satri pun kelimpungan mencari duit untuk biaya pengobatan sang suami. Karena buntu, Satri pun mengambil sejumlah duit di tempatnya bekerja.

Perbuatan ibunya diketahui Jempol, ia marah karena ketentuan sang ibu kurang bijak. Ayah Jempol pun kelanjutannya memahami perihal tersebut, mereka bertengkar hebat dan Santri pun pergi berasal dari rumah.

7. Susah Sinyal

Apa yang kebanyakan anda laksanakan disaat handphone kesusahan meraih sinyal? Mengangkat ponsel tinggi-tinggi ke udara, atau marah-marah? Film drama komedi berjudul Susah Sinyal ini menceritakan perihal pertalian ibu dan anak yang kurang harmonis.

Itu karena Ellen (Adinia Wirasti) sebagai ibu tunggal dan pengacara sukses menjadi kurang menyempatkan selagi untuk anak semata wayangnya, Kiara.

Kiara adalah remaja normal terhadap kebanyakan yang sedang gemar memberontak, juga addicted terhadap gawai. Ia hobi banget sebabkan konten di medsos-nya, sehingga seringkali abai terhadap ketetapan sekolah.

Agatha adalah ibu Ellen, orang yang paling dekat bersama Kiara. Suatu malam, Agatha terkena serangan jantung dan meninggal dunia. Untuk menyembuhkan situasi mental Ellen dan Kiara, psikolog menganjurkan mereka untuk berlibur berdua.

Destinasi wisata ibu dan anak itu adalah Sumba, Nusa Tenggara Timur. Hubungan mereka pun membaik selagi pulang ke Jakarta. Namun, sekembalinya ke rumah, persoalan yang sedang Ellen tangani ternyata menjadi berantakan.

Ellen pun tidak menepati janjinya untuk menyaksikan Kiara tampil di The Next Voice, ajang pencarian bakat di televisi. Kiara yang kecewa pun pergi ke Sumba, sendirian.

8. Bukan Malin Kundang

Kamu pasti pernah mendengar cerita legenda penduduk perihal Malin Kundang sewaktu kecil. Tapi, film Bukan Malin Kundang ini berbeda, meskipun kisahnya memang terinspirasi berasal dari sana.

Tapi, yang dikutuk menjadi batu bukanlah sang anak, melainkan ibunya! Diperankan oleh Ringgo Agus Rahman, Deddy Mahendra Desta, Sissy Priscillia, dan Aming, film drama berbalut komedi ini benar-benar seru untuk ditonton bersama keluarga.

9. Menebus Impian

Menebus Impian adalah film perihal seseorang yang tidak beruntung. Lahir di lingkungan dan keluarga miskin, Nur Kemala (Acha Septriasa) tidak berani untuk mempunyai impian. Ibu kemala adalah buruh cuci yang kerap dianggap sepele oleh orang-orang di sekitarnya. Dihina karena miskin, telah menjadi makanan sehari-hari untuk mereka.

Akan tetapi, sehabis bersua bersama Dian Septiaji (Fedi Nuril), Kemala layaknya mendapatkan obyek baru. Dian mengajak Kemala untuk berbisnis MLM. Mengalami jatuh bangun, Kemala kembali mempunyai impian, ia menginginkan membahagiakan ibunya.

Namun, tiba-tiba saja kesehatan sang ibu memburuk hingga Kemala memerlukan banyak biaya untuk kesembuhannya. Kemala yang nyaris menjadi dekat bersama mimpinya pun hancur lebur.

10. Ibu Maafkan Aku

Ibu Maafkan Aku adalah film yang benar-benar menyayat hati. Menceritakan perihal Hartini yang diperankan oleh Christine Hakim. Hartini adalah seorang single mother selepas suaminya meninggal dunia, merawat tiga anaknya sendiri saja. Ketiga anaknya tetap sekolah di tingkat SMA, SMP, dan SD.Pekerjaan yang dikerjakan Hartini lumayan berat, yakni sebagai pemecah batu kali. Tapi, ke dua anaknya yakni Banyu dan Gendis pergi merantau untuk sekolah dan kembali pulang sehabis sukses menjadi pilot dan dokter. Walau anak-anaknya telah sukses, ternyata tersedia rahasia yang disimpan Hartini sepanjang ini.

Related Posts