Mantan Manten

Film Indonesia yang Mengangkat Budaya Lokal

0 Comments

Indonesia mempunyai berbagai suku bangsa. Keberagaman tersebut menarik untuk diangkat ke didalam sebuah film.

Beberapa sineas Tanah Air mengakibatkan film yang mengangkat budaya lokal. Mulai berasal dari budaya di Jawa hingga Sumatera. Film apa saja itu? simak ulasan berikut.

  • Cahaya Dari Timur: Beta Maluku

Film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku yang dirilis terhadap 2014, disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko. Pemeran film ini adalah Chicco Jerikho, Shafira Umm, dan lainnya.

Film ini bercerita mengenai Sani Tawainella yang bermaksud untuk mempersatukan anak-anak di kampungnya yang terlibat konflik agama di Ambon.

Sepak bola dipilih sebagai olahraga yang dikehendaki mampu mempersatukan mereka. Pendekatan sosial budaya menjadi perhatian penting didalam film tersebut.

  • Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui

Pada 2018, film garapan Wisnu Adi yang berjudul Silariang: Cinta yang (Tak) Direstui dirilis. Bisma Karisma dan Andania Suri merupakan pemain film ini.

Film ini diungkap berasal dari budaya Bugis. Kata Silariang sendiri diambil berasal dari kata suku tersebut yang berarti kawin lari.

Cerita film ini adalah mengenai dua insan yang saling jatuh cinta, namun perjalanan asmara keduanya tidak terjadi seperti semestinya gara-gara terhalang orang tua yang masih menganut adat setempat yang mengikat supaya perbedaan standing sosial menjadi kasus utama.

Baca juga:

Rekomendasi Film Horor Barat di Netflix, Bikin Bulu Kuduk Merinding!

Rekomendasi Film Action yang Bagus di Netflix, Ada Uncharted

  • Mantan Manten

Farishad Latjuba merupakan sutradara berasal dari film Mantan Manten. Film yang dirilis terhadap 2019 ini diperankan oleh Atiqah Hasiholan, Arifin Putra, dan lainnya.

Film ini bercerita mengenai Yasina, yang hartanya habis dan pernikahannya yang sedang diujung tanduk. Saat akan menyita villa di Tawangmangu, dia wajib menjadi asisten seorang dukun manten bernama Marjanti.

Di film ini diperlihatkan pernikahan adat Jawa dengan berbagai prosesi yang mempunyai nilai-nilai luhur. Film ini termasuk menyuguhkan budaya Jawa yang kental.

  • Kucumbu Tubuh Indahku

Film Kucumbu Tubuh Indahku disutradarai oleh Garin Nugroho dan pertama kali ditayangkan terhadap Desember 2018 di Jogja-NETPAC Asian Film Festival.

Cerita berasal dari film ini adalah mengenai penari Lengger yang menjadi gemblak seorang warok didalam normalitas klasik penari Reog.

Film ini dulu dipilih untuk mewakili Indonesia untuk ajang penghargaan bagi insan perfilman, Oscar 2020.

  • Tarung Sarung

Film dengan latar budaya Sulawesi Selatan datang didalam Tarung Sarung. Film garapan Archie Hekagery ini dirilis terhadap Desember 2020. Film ini diperankan oleh Panji Zoni, Maizura, dan lainnya.

Dalam budaya Makassar, tarung sarung adalah keliru satu cara penyelesaian konflik pada dua orang yang mempunyai masalah.

Tarung Sarung bercerita mengenai Deni Ruso, anak tunggal berasal dari pemilik Ruso Corp, perusahaan properti terbesar di Indonesia. Ayahnya telah lama meninggal. Sejak kecil Deni diurus oleh ibunya. Khas anak manja Jakarta yang sok jagoan.

Related Posts