Kedi

Rekomendasi Film yang Bagus Buat Self-Healing

0 Comments

Istilah self-healing dipakai untuk menyebut sistem penyembuhan oleh diri sendiri atas luka batin yang mengganggu emosi. Luka batin itu mampu beragam bentuknya, bila tekanan hidup berupa kematian orang tercinta, kepergian seseorang, kegagalan di dalam raih suatu hal, kecemasan pada jaman depan, dan hal-hal menyakitkan batin lainnya.

Adapun tidak benar satu hal yang mampu ditunaikan untuk self-healing ini adalah me time, menghabiskan selagi sendirian bersama aktivitas-aktivitas yang disukai. Termasuk di antaranya yaitu meniti hobi nonton film. Nah, kamu perlu cek film-film berikut ini jikalau tertarik jalankan self-healing bersama nonton.

1. Kedi

Kedi adalah film dokumenter mengenai kucing-kucing di Istanbul, Turki. Konon, Istanbul tidak lengkap tanpa kehadiran kucing. Hewan yang satu ini ada di anggota manapun di seluruh penjuru kota itu. Sebagian merupakan hewan peliharaan penduduk, sebagiannya lagi hidup liar namun begitu dicintai seluruh orang. Ada peristiwa yang cukup panjang mengenai kehadiran kucing ke Istanbul yang nantinya dapat diketahui di pertengahan film.

Kamu yang kemungkinan awalnya tidak suka kucing, mampu jadi justru berbalik 180 derajat dan tertarik memelihara kucing setelah saksikan film garapan sutradara Ceyda Torun ini. Kenapa? Soalnya, film ini menyentuh sisi kemanusiaan. Melalui komentar orang-orang dan juga sikap mereka pada kucing, kamu mampu ikut bersimpati pada makhluk kecil menggemaskan ini. Didukung bersama visual yang memanjakan mata dan juga backsound yang ‘adem’, film ini sesuai sekali untuk menenangkan diri. Kedi ada di kanal Youtube Red.

Baca juga:

Rekomendasi Film Netflix di Bulan Juni 2024, Terpopuler saat Ini!

Rekomendasi Film Genre Pendidikan Terlaris & Penuh Inspirasi

2. The Peanut Butter Falcon

Film feel good seterusnya adalah ‘The Peanut Butter Falcon’. Film satu ini rasanya tidak boleh terlewatkan untuk kamu tonton jikalau perlu kehangatan dan ketenangan batin.
Film yang dibintangi oleh Shia LaBeouf dan Dakota Johnson ini mengisahkan petualangan Zak, pria bersama down sindrom yang mencoba untuk mewujudkan cita-citanya sebagai seorang pegulat profesional. Bersama Tyler (LaBeouf) dan Eleanor (Dakota), mereka pun jalankan perjalanan yang mulai begitu mengasyikkan sekaligus mampu menentramkan hati. Chemistry yang terbangun sangat mampu membangun film ini bersama baik.

 3. Our Little Sister

Satu lagi film yang alurnya condong datar namun sarat makna nan menenangkan jiwa. Our Little Sister digarap oleh sutradara Hirokazu Koreeda yang sudah langganan penghargaan di dalam beragam festival film. Ceritanya diangkat dari manga berjudul Umimachy Diary (Sea Town Diary) karya Akimi Yoshida. Dikisahkan tiga bersaudara yang tinggal di Kamakura, sebuah kota di tepi laut, secara sukarela memelihara adik tiri yang baru mereka ketahui di hari kematian sang ayah.

Pelan-pelan, luka lama terbuka lagi begitu keempat bersaudara itu tinggal bersama. Bayangkan saja, anak dari selingkuhan sang papa kini tinggal satu atap bersama mereka. Baik sang adik tiri, anak-anak kandung, maupun seluruh keluarga besar itu berpotensi meledak emosinya sewaktu-waktu. Uniknya, drama keluarga ini berjalan bersama apik tanpa villain. Our Little Sister dapat sebabkan kamu berpikir kembali, bahwa tiap-tiap orang layak untuk hidup.

4. When the Weather is Fine

When the Weather is Fine menceritakan mengenai kehidupan seorang perempuan bernama Mok Hae-Won. Hae-Won adalah seorang cellist yang kehilangan semangat hidupnya di kota. Ia pun memastikan untuk meninggalkan pekerjaannya dan lagi ke desa tempat ia dibesarkan oleh neneknya.

Di desa kecil itu, ia bertemu bersama Im Eun-seob seorang pria yang hidup simpel bersama toko buku kecil miliknya di pedesaan. Ternyata Im Eun-seob adalah rekan sekelas Hae-won semasa kecil.

Keduanya pun mulai mengenal dan saling berinteraksi lebih dekat, sehingga terungkap rahasia dan luka emosional yang mereka simpan sepanjang bertahun-tahun. Hingga akhirnya, mereka saling membantu di dalam sistem penyembuhan dan pemulihan dari luka jaman lalu.

5. Persuasion

Delapan th. setelah Anne Elliot dibujuk untuk tidak menikahi seorang pria impiannya, mereka berdua malah dipertemukan lagi di dalam sebuah kesempatan.

Kali ini bersama kesempatan dan kondisi yang tidak sama Anne lagi dihadapkan bersama kebimbangan hatinya. Antara ia perlu pilih melepas jaman lalu atau manfaatkan lagi kesempatan ke-2 yang berkunjung padanya.

Related Posts