rambo

Review Film Rambo Dari Awal Hingga Akhir

0 Comments

“Rambo: First Blood” adalah film aksi tahun 1982 yang dibintangi oleh Sylvester Stallone sebagai John Rambo, seorang veteran Perang Vietnam yang bermasalah dengan PTSD. Film ini adalah adaptasi dari novel “First Blood” karya David Morrell. Berikut adalah tinjauan film dari awal hingga akhir:

Plot Summary

Awal

Film dimulai dengan John Rambo, seorang veteran perang yang berkeliling Amerika Serikat untuk mencari rekan-rekannya dari unitnya di Vietnam. Dia mendatangi rumah salah satu teman terakhirnya hanya untuk mengetahui bahwa dia telah meninggal karena kanker akibat paparan Agen Oranye di Vietnam. Dengan perasaan terisolasi dan kehilangan, Rambo melanjutkan perjalanannya dan akhirnya tiba di kota kecil Hope, Washington.

Konflik Awal

Di Hope, Rambo bertemu dengan Sheriff Will Teasle (Brian Dennehy), yang tidak menyukai penampilan Rambo sugar rush dan menganggapnya sebagai pengembara. Teasle mengusir Rambo dari kota, tetapi ketika Rambo mencoba kembali, dia ditangkap karena dicurigai sebagai gelandangan dan membawa pisau besar.

Tindakan dan Pelarian

Saat ditahan, Rambo mengalami kilas balik traumatis dari penyiksaan yang dialaminya di Vietnam, yang memicu respons defensif. Dia melarikan diri dari kantor sheriff dan menuju ke hutan di sekitar kota. Teasle dan anak buahnya mengejar Rambo, tetapi mereka segera menyadari bahwa Rambo adalah prajurit terlatih yang mampu bertahan hidup di medan yang sulit dan menggunakan taktik gerilya.

Pertempuran di Hutan

Rambo menggunakan keahlian bertahannya untuk melawan polisi dan pasukan penjaga nasional yang dikerahkan untuk menangkapnya. Dia melumpuhkan mereka satu per satu tanpa membunuh, menunjukkan keahlian dan kecerdasannya dalam pertempuran.

Akhir dan Resolusi

Kolonel Samuel Trautman (Richard Crenna), mantan komandannya, dipanggil untuk membantu menangani situasi. Trautman mencoba meyakinkan Teasle untuk membiarkan Rambo menyerah secara damai, tetapi Teasle keras kepala dan ingin menangkap Rambo dengan cara apapun. Dalam konfrontasi terakhir di kota, Rambo akhirnya dikepung di kantor polisi dan terluka.

Trautman berhasil meyakinkan Rambo untuk menyerah, menghindari pembantaian lebih lanjut. Rambo mengungkapkan kepedihannya dan frustrasinya kepada Trautman dalam monolog emosional tentang betapa sulitnya beradaptasi kembali ke kehidupan sipil setelah perang.

Analisis dan Tema

“Rambo: First Blood” lebih dari sekadar film aksi; film ini mengeksplorasi tema PTSD, ketidakadilan terhadap veteran perang, dan ketegangan antara otoritas dan individu yang terpinggirkan. Karakter Rambo menjadi simbol bagi banyak veteran yang merasa dikhianati dan tidak dihargai oleh negara yang mereka layani.

Film ini menerima pujian untuk penampilan Stallone yang kuat dan narasi yang mendalam tentang dampak perang pada prajurit. Meskipun film ini memiliki banyak aksi dan adegan menegangkan, pesan emosional dan sosial di baliknya memberikan kedalaman yang lebih besar.

Kesimpulan

“Rambo: First Blood” adalah film yang memadukan aksi intens dengan cerita yang menggugah tentang trauma dan ketidakadilan. Dengan akting yang kuat dari Stallone dan narasi yang menyentuh, film ini telah menjadi klasik dalam genre aksi dan tetap relevan dalam konteks sosial yang lebih luas.

Related Posts